Prediksi Harga Bitcoin: Turun Lagi atau Siap Rebound?
Di tengah turbulensi ini, tren pasar menunjukkan ekspektasi bahwa penurunan masih mungkin berlanjut.
Banyak trader membeli proteksi penurunan harga (downside protection) pada level US$ 85.000–82.000, menunjukkan kekhawatiran bahwa Bitcoin dapat kembali jatuh lebih dalam.
Namun sentimen publik terbelah: beberapa analis memperkirakan potensi penurunan ekstrem ke rentang US$ 20.000–70.000, sementara kelompok lainnya masih optimistis Bitcoin dapat memantul kuat hingga US$ 100.000–130.000 dalam beberapa bulan mendatang.
Baca Juga:IHSG Hari Ini Rebound di Zona Hijau, Sektor Energi dan Saham Konglomerat Jadi PenopangLo Kheng Hong Makin Tajir! Tambah 1,35 Juta Saham Gajah Tunggal (GJTL)
Indikator lain, Crypto Fear & Greed Index, kini berada di level 14 – zona extreme fear, salah satu yang terendah sejak Februari.
Menurut analis BTC Markets, Rachael Lucas, melemahnya momentum teknikal, arus dana, dan volume perdagangan semakin menekan kepercayaan pasar jangka pendek.
Penurunan lebih dari 30% pada harga Bitcoin tidak hanya mengguncang pasar global, tetapi juga menggeser posisi kekayaan simbolis Satoshi Nakamoto.
Ketidakpastian makroekonomi, aksi jual whale, dan likuidasi leverage menjadi faktor utama kejatuhan harga BTC.
Apakah harga Bitcoin akan terus terbenam, atau justru bersiap melakukan rebound besar-besaran?
Semua bergantung pada sentimen pasar dan keputusan besar pelaku institusional beberapa pekan ke depan.
